Photobucket
Showing posts with label auxiliaries verbs. Show all posts
Showing posts with label auxiliaries verbs. Show all posts

Friday, September 7, 2012

Permintaan sopan dengan "kamu" sebagai subyek


Would you dan will you sama-sama meminta atau menyuruh dalam bentuk sopan. Would you lebih umum digunakan dan dianggap lebih sopan daripada will you. Tetapi tingkat kesopanan, sering ditentukan kemudian dengan nada suara si pembicara.

Would you pass the sugar (please)?
Will you (please) pass the sugar?
Could you pass the sugar?
Can you pass the sugar?



Pada dasarnya, could you dan would you memiliki makna yang sama. Kedua-duanya sama-sama sopan. Perbedaannya tipis sekali.

would you = Do you want to do this please?/Maukah kamu melakukan hal ini?
could you = Do you want to do this please, and is it possible for you to do this?/Maukah kamu melakukan hal ini, dan mungkinkah kamu melakukannya?

Can you digunakan untuk informal dan kurang sedikit sopan dibandingkan would you atau could you.

Jawabannya biasanya
Yes, I’d (I would) be happy to.
Yes, I’d be glad to.
Certainly.
Sure. (informal)

atau langsung bertindak atas permintaan tersebut, dalam hal ini memberikan gula.

Jika menolak, maka bisa menggunakan ...
„I’d like to, but ....“
Misalnya, „I’d like to pass the sugar, but I can’t reach it. I’ll ask Anne to pass it to you.”



Permintaan sopan dengan saya sebagai subyek


May I dan Could I digunakan untuk meminta ijin. Kedua-duanya dianggap sopan.

May I (please) borrow your pen?
Could I borrow you pen (please)?

Penggunaan kata might sangat formal dan sopan. Might jarang digunakan dibandingkan dengan May I atau Could I.

Might I borrow your pen?

Can I digunakan untuk meminta ijin, terutama jika si pembicara sedang berbicara dengan seseorang yang akrab dengannya. Can I sama sopannya seperti  may I atau could I.

Can I borrow your pen?

Menjawabnya mudah aja, bisa dengan tindakan, misalnya langsung memberikan pulpen, mengangguk atau menggoyangkan kepala atau cukup „uh-huh.“

Penggunaan kata kerja modal


Dalam postingan sebelumnya, sudah disebutkan apa saja yang termasuk dalam kata kerja modal. Nah, kali ini akan dijelaskan lebih jauh lagi mengenai kata kerja modal.

1. Kata kerja modal tidak berubah atau dikonyugasikan, baik untuk I, you maupun he, she, it.

BENAR      : He can do it.
SALAH      : He cans do it.

2. Kata kerja modal selalu diikuti oleh kata kerja infinitive dan dalam bentuk present. Infinitif adalah kata kerja yang belum diubah dan terdapat dalam kamus.

BENAR : He can do it.
SALAH : He can does it./He can did it./He can to do it.

3. Untuk kata ought to harus diikuti dengan kata kerja infinitive. Jangan lupa pola to + infinitif (present)

BENAR : She ought to go to the hospital.


Modal Auxiliaries (Kata kerja modal)


Kata kerja modal dalam bahasa Inggris adalah : can, could, had better, may, might, must, ought to, shall, should, will, would

can, could, had better = dapat, bisa
may, might = boleh
must, ought to = harus
shall, should = seharusnya
will, would = akan

Modal auxiliaries generally express speaker’s attitudes or “moods.” For example, modals can express that a speaker feels something is necessary, advisable, permissible, possible, or probable; and, in addition, they can convey the strength of theses attitudes.

Kata kerja modal menjelaskan sikap atau mood dari si pembicara. Misalnya, si pembicara dapat mengekspresikan bahwa si pembicara merasa sesuatu yang penting, dianjurkan, diperbolehkan, dimungkinkan atau dapat dicoba dan sebagai tambahan menunjukkan kekuatan dari sikap ini.

Each modal has more than one meaning or use.
Setiap kata kerja modal memiliki arti dan penggunaan lebih dari satu.